Catatan bersama MX Strada, melintasi keberagaman sejuta umat

Jalan-jalan di kota Medan dengan Motor seadanya :)


Jalan-jalan Kota Medan

Stasiun Kereta Kota Medan

Salam sejutaumat, lama bener EYD gak posting artikel sejak Lebaran, maka sebelumnya EYD mohon maaf ke pembaca karena memang selain belum sempat membuka-buka laptop selama cuti panjang ini, mood untuk menulis pun mendadak ini agak menurun. Oke lewat artikel ringan ini EYD ingin bercerita tentang suasana riding di dalam kota Medan, kebetulan beberapa hari ini EYD berada di ibukotanya Tanah Deli.

Singkat ceritanya di hari terakhir sebelum besoknya kembali ke Jakarta, EYD melakukan riding dari lokasi rumah di Pasar 6 Sibiru-Biru menuju kota Medan untuk mencari oleh-oleh. Kebetulan karena sudah hari kerja, unit motor dirumah terpakai semua jadinya tinggal tersisa 1 motor Honda Supra X 125 yang terondol, spion cuma sebelah khas motor-motor anak Medan :)

Masjid Raya Medan

Masjid Raya Medan

Memang kesadaran mengenakan kelengkapan kendaraan dan keselamatan pengendara agak kurang di lingkungan sini mas bro, jalanan aspal berdebu, masih tega-teganya ngebut tanpa memakai helm, apa gak kasian matanya dalam hati. Sampai-sampai saat mau jalan EYD bingung karena gak ada helm sama sekali di rumah, akhirnya pinjem ke tetangga, ya tentunya helm non fullface yang didapat. Tak mengapalah dalam kondisi darurat begini yang penting bisa menutup wajah dari serangan debu jalanan.

Setelah memakai jaket Respiro tak lupa masker dan sepatu EYD pelan-pelan menelusuri jalanan desa menuju Medan. Tak bisa kencang-kencanglah disini, wong judule EYD ingin menikmati pemandangan sepanjang jalan sambil mengingat-ngingat memori masa EYD kecil dulu hingga SMK besar di kota ini.

Lapangan Merdeka Medan

Lapangan Merdeka Medan

Beuh melewati pasar Deli Tua kini semakin padat saja sampai-sampai stuck di persimpangannya tak bergerak, akhirnya EYD putar balik tembus lewat belakang jalan Marindal. Keluarnya lewat jalan disamping dealer Yamaha Alfa Scorpi, setelah lancar perjalanan dilanjut melewati Kedai Durian (nama jalan) terus menelusuri Titi Kuning baru akhirnya sampai di ujung Jl. Brigjend Katamso tepatnya di lampu merah.

Sambil menunggu lampu hijau, melihat pandangan mata disekitar hm..biker dan juga mobil-mobil disini pada doyan menerobos lampu merah mas bro. Ampun dah tapi syukur gak ada yang klaksonin motor EYD dari belakang untuk ikutan terobos lampu merah.

Begitu lampu hijau, langsung start menelusuri jalanan dalam kota Medan. Di Jl. Brigjend Katamso kita akan melewati salah satu icon kota Medan yakni Istana Maimun. Ya udah EYD coba masuk untuk ambil foto sebentar, pengennya sih masuk ke dalam Istana tapi karena waktu riding ini benar-benar terbatas EYD urungkan niat.

Perjalanan EYD lanjut menuju kawasan Kesawan Jl. Ahmad Yani tepatnya berhenti di Lapangan Merdeka. Kesawan ini terkenal bagi para turis atau wisatawan domestik sebagai tempat kuliner yang paling ok dan lengkap di pusat kota Medan. Berbagai restoran berjejer di sepanjang Jl. Ahmad Yani.

Setelah foto-foto di kawasan Lapangan Merdeka dan Stasiun Medan EYD melanjutkan riding menuju Jl. Mojopahit pusatnya Bika Ambon khas oleh-oleh dari kota Medan. Tak sulit mencapai lokasi kesana karena ingatan memori EYD masih sangat kuat dengan daerah ini, maklum dulu tahun 2000 EYD bekerja di Jl. Nibung Raya. Baru sampai di tempat tujuan eh dapet titipan dari orang rumah minta Bolu Meranti. Setelah tanya-tanya ternyata disini tak ada jual bolu Meranti, adanya disini Bolu Zulaikha. Setelah membeli Bika Ambon EYD pun bertanya ke petugas parkir dimana tempat jual bolu meranti, beuh..ternyata pusatnya di Jl. Kruing di belakang Carefour Gatot Subroto. Beda arah nih, gak terkejar waktunya. Setelah tanya-tanya lagi ternyata dia ada cabang di Jl. Sisingamangaraja, wis ini dia yang searah jalan pulang. Yo wis langsung ngegas melewati persimpangan Glugur lalu belok kanan menuju Lapangan Benteng terus ketemu lagi dengan Lapangan Merdeka – Stasiun Medan, lurus terus untuk menuju Jl. SM Raja.

Sampai di menara Tirtanadi berhenti sebentar untuk mengambil foto tower Tirtanadi. Tower perusahaan PDAM Tirtanadi ini termasuk salah satu icon kota Medan mas bro. Setelah itu baru EYD lanjut menuju TKP bolu meranti. Jujur EYD belum tau tempatnya, setelah bertanya-tanya ke abang becak ternyata dia ada di seberang Hotel Garuda Plaza. Ya masih di jalur pulanglah tak perlu putar balik ke seberang kalau dari Utara jalan.

Lega juga setelah apa yang dicari akhirnya tuntas didapat. Saatnya pulang ke basecamp, tapi tunggu dulu karena di perjalanan melewati Masjid Raya Medan EYD putar balik lagi untuk mengambil foto-foto. Masjid ini termasuk icon kota dan kebanggaan masyarakat kota Medan jadi sayang kalau tidak diabadikan. Singkatnya setelah foto-foto EYD kembali lagi ke rute Jl. Brigjend Katamso. Tak terasa 3 jam waktu yang dibutuhkan dari rumah ke Medan pulang pergi untuk mencari oleh-oleh.

Last walau kota Medan tak semacet Jakarta tapi pengguna jalan rayanya masih semrawut EYD lihat. Seperti contoh pemandangan di setiap lampu merah yang EYD lalui, hampir semuanya main terobos aja. Motor-motor pun hampir sebagian besar hanya memasang spion sebelah, aneh tapi nyata dengan kebiasaan biker disini. Tapi enaknya tata kota di Kota Medan masih tergolong rapi, tertib dan bersih mas bro. Bisa dilihat di pemandangan sekitar stasiun Kereta Api kota Medan rapi tidak parkir sembarangan kendaraan-kendaraan yang ada. Ohya fenomena motor dengan knalpot racing sangat sedikit sekali terlihat di kota ini, baguslah jadi kota tidak bising dibuatnya. Kapan-kapan aku akan riding kembali ke kotamu, kota Medan..Horas bah!


6 Comments

  1. Otojurnal's Gravatar Otojurnal
    August 9, 2014    

    Mantab, ga jadi riding pk motor bro….?
    Salam kenal lg,
    ane perubahan dr gc133hijrah

    • EYD's Gravatar EYD
      August 9, 2014    

      Berat hati sebenernya mas pending road adventure lintas sumatera, karena tadinya niat gak ketahuan ortu, tapi nampaknya di hari yang fitri ini EYD gak bisa berbohong akhirnya cerita dan ortu tidak mengizinkan :(

    • EYD's Gravatar EYD
      August 9, 2014    

      Ganti blog toh, nama blognya apa sekarang bro?

  2. s_o's Gravatar s_o
    August 11, 2014    

    horas bah

  3. ryandi's Gravatar ryandi
    August 11, 2014    

    Mas broo
    Ternyata tgl deket daerah hum ane y..
    Memang bnr lampu merah di daerah titikuning agak gawat..

  4. Fari.Fairis's Gravatar Fari.Fairis
    August 12, 2014    

    pengen maen ke medan eh…
    entah kapan.. -_-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>




umat sejak 09/08/2011
Thx bro sis

YM!  

Personal Blogs
top sites

Masukkan alamat email untuk mendapatkan notifikasi update artikel terbaru.

Join 119 other subscribers

Who's Online

  • 0 Members.
  • 13 Guests.

Categories

Top 10 Komentator

PARTNERSHIP







Jaket Motor