Test Ride Xeon RC

Well, maaf artikel agak telat dikarenakan kesibukan EYD hari ini yang membutuhkan konsentrasi lumayan fokus. Seperti sudah bro sis ketahui kemarin Yamaha Motor Indonesia telah melaunching skutik terbarunya di segmen 125 beraura racing siapa lagi kalau bukan Xeon RC. Nama RC sendiri merupakan simbol dari perayaan kemenangan Jorge Lorenzo di musim MotoGP 2012 lalu, Racing Champion. Pesan yang bisa ditangkap bahwa Yamaha serius ingin menggarap segmentasi skutik racing disaat kompetitornya memilih jalur skutik elegan. Ya boleh dikatakan Yamaha coba mendifferensiasi produk dari produk-produk sekelas yang sudah ada di pasar.

Dari sekian banyak hal yang disematkan di Xeon RC ini, EYD coba kupas beberapa point major yang berbeda dengan varian Xeon karbu. Bagian pertama sudah pasti sektor mesin yang sudah tidak lagi menggunakan sistem pengabutan karburator, Xeon RC sudah menggunakan sistem injeksi YMJET-FI sama dengan skutik-skutik Yamaha lainnya yang sudah lebih dulu brojol (Mio J, Soul GT). Namun sistem YMJET-FI pada Xeon RC sudah mengalami penyempurnaan dari sebelumnya, dimana fuel pump sudah menggunakan tipe brushless yang selain memiliki ukuran lebih kecil juga lebih hemat listrik. ECU yang digunakan juga sama dengan milik New Vixion dimana sudah menggunakan ECU 33 pin.

Test Ride Xeon RC

Pada saluran buang Xeon RC disematkan fitur O2 sensor yang akan mengoreksi emisi gas buang hasil pembakaran, komponen ini yang akan menjamin kadar emisi Xeon RC akan selalu terjaga. Sensor lainnya yang ditanamkan ke skutik ini adalah Coolant Temparature Sensor.

Lalu bagaimana dengan sisi engine, Xeon RC tetap membawa warisan Diasil Cylinder dan Forged Piston yang sudah bro sis ketahui kelebihannya. Selain itu semua komponen yang bergesekan di Xeon RC ini memiliki friction yang rendah (gaya gesekan rendah) sehingga membantu meningkatkan performa dengan kecilnya hambatan komponen yang berputar. Penggerak katup yang sudah menggunakan Roller Rocker Arm juga memiliki sifat gesekan yang rendah. Lalu dari sistem pengisian Aki juga sudah modern (AC/DC open circuit) seperti halnya pada New Vixion, dimana sistem akan mencut-off pengisian jika aki sudah penuh. Berikutnya pada Throttle Position Sensor (TPS) juga ada perbedaan dimana ukuran diameter diperbesar menjadi 28mm, mampu meningkatkan power Xeon RC sebesar 8%. Dengan segala penyempurnaan sensor dan fitur pendukung YMJET-FI pada Xeon RC ini bisa dibilang sistem injeksinya sudah semakin smart.

Nah gimana dengan urusan casis/body dari Xeon RC ini? Ada beberapa perbedaan dengan versi sebelumnya. Jarak wheel base Xeon RC ternyata mengalami penambahan +5mm bro sis, tentu ini membantu meningkatkan stabilitas di kecepatan tinggi. Ground clearance juga ditinggikan +10mm untuk tetap aman saat melibas polisi tidur. Untuk berat sendiri Xeon RC ini diklaim lebih ringan 3kg, salah satu sebabnya adalah dikarenakan model swing arm yang kini menggunakan tipe single. Wew, lumayan juga ternyata menghilangkan arm sebelah kanan bikin bobot berkurang signifikan. Ohya perihal ini EYD sempat menanyakan ke GM Technical Pak Abidin kenapa skutik racing ini dengan bertambahnya power kok malah menyematkan arm model tunggal, kenapa gak double arm? Jawaban Pak Abidin kurang lebih ada 3 alasannya. Pertama itu tadi untuk mengurangi bobot Xeon RC menjadi lebih ringan. Yang kedua dimaksudkan untuk mendekatkan posisi knalpot lebih dekat ke body sehingga center gravity Xeon diklaim lebih stabil saat dikendarai. Yang ketiga alasannya ingin mengerti habit konsumen kebanyakan agar mudah saat penggantian ban (misal ban bocor) dengan model single arm, melepas ban lebih mudah ketimbang model double arm. Hm..masuk akal juga sih, tapi bagi EYD tetep tipe double arm memiliki nilai kepercayaan diri lebih baik khususnya saat digunakan berbocengan melibas jalanan pedesaan atau jalan tidak rata.

Dari segi daleman mesin kira-kira itulah yang berbeda dengan Xeon lama, spesifikasi power maksimum Xeon RC meningkat menjadi 11,4PS pada 9000rpm. Sedangkan torsi maksimal bisa mencapai 10,4N.m pada 6500rpm. So dengan penggunaan sistem YMJET-FI ini Xeon RC diklaim 20% lebih irit dari versi karbu.

Nah bagaimana dengan fitur luar yang keliatan kasat mata? Di versi terbaru ini Yamaha sepertinya sudah mulai mengikuti kemauan konsumen akan adanya fitur kenyamanan dan keselamatan di skutiknya. Xeon RC telah memiliki fitur Smart Parking Brake Lock yang cara kerjanya setelah EYD praktikkan sendiri memang lebih sederhana dari skutik kompetitor. Dimana di skutik lain untuk mengoperasikan parking brake lock kadang harus dibantu 2 tangan, sedangkan di Xeon RC ini cukup ringan dilakukan 1 tangan yakni dengan cara tarik tuas rem, lalu tekan tombol ke bawah, selesai. Proses melepaskan PBLnya pun lebih cepat dari skutik lainnya yang memiliki fitur sama.

Berikutnya Yamaha juga lewat Xeon RC ini memperkenalkan fitur keselamatan yang dinamakan Smart Stand Switch dimana mesin motor tidak akan bisa hidup jika standar samping masih terbuka. Nilai plusnya dari fitur S3 Yamaha ini pengendara bisa langsung mengetahui karena terdeteksi lewat lampu blink di dashboard. So jika stand samping masih terbuka, lalu kunci kontak diputar ke on, maka lampu blink akan menyala dan motor tidak akan bisa dinyalakan.

Untuk masalah desain menurut EYD Xeon RC sudah cukup berani mengambil jalur differensiasi sebagai skutik racing. Guritan striping body dan desain knalpot cukup menarik untuk dilihat. Apalagi untuk pilihan warna Victorius Red, aura racingnya begitu kental terlihat.

Last dengan harga turun menjadi 15,1 jt ini Xeon RC bisa menjadi pilihan bro sis yang sedang mencari skutik keren dan cepat berkapasitas 125cc.  Kurangnya menurut EYD cuman 2 hal saja, pertama untuk ukuran ban Yamaha masih kekeh menggunakan ukuran yang lebih kecil dari kompetitornya, begitu juga dengan ukuran body keseluruhan yang tak beda jauh dengan Xeon lama, mungkin ada sebagian konsumen yang akan membandingkan dengan produk dari kompetitor yang memiliki ukuran body bongsor. Yaa namanya juga produk yang diposisikan di kasta tertinggi skutik, tapi ukuran kok masih 11/12 ama varian skutik 110cc-nya, IMHO, ini murni subjektif opini EYD saja. Silahkan dikomentari bro sis, semoga makin gamblang untuk menentukan pilihan skutik 125cc mana yang terbaik menurut kebutuhan dan kriteria bro sis sendiri.

28 Responses so far.

  1. Defry says:

    Masih lebih memilih vartec 125fi

  2. Yanda says:

    mungkin matic yamaha yang pakai arm knalpot+roda si Nouvo SX hihihi ngarep

  3. ada fitur lain yang belum digunakan oleh klas matic dimanapun dan ane yakin “fitur” tersebut jika dipasang pada matic marketnya bakal terdongrak dengan midset yang akan berubah, “fitur” apa itu?

  4. anis says:

    mantap ada sensor o2 nya..gak kaya tetangga dbawa kepuncak aja ngos2an

  5. afan says:

    apakah ada penjelasan mengapa bulb/ bohlam lampu depan cma satu dari sebelumnya dua :D

  6. giman says:

    kereeeennnn, udah tau kekuatan diasil, dan forged piston, btw di blognya siapa gitu ane lupa, ada mio J turun mesin karena pemiliknya guendeng, pemakaian per bulan tembus 4000km dan gak ganti oli berbulan-bulan, setelah ditap oli cuma sisa 70cc, dan mesin yg rusak cuma ring sehernya aja, piston dan silinder masih utuh walau melaju tanpa oli mesin (70cc coooy, alias cuma separuh botol larutan cap kaki 3, wakakakakak)

  7. No FB for bikers says:

    Ini mas EYD kok about Yamaha terus ya :). Tanya kenapa?

    • EYD says:

      bukan karena tunggangannya NJMX ya :D blog ini mengikuti hobi EYD untuk mengulas dan mereview perkembangan sepeda motor tanah air, kebetulan kesempatan yang mampir ke news room baru 1-2 pabrikan, so memang diakui materi konten yang komprehensif bisa diulas disini baru mencakup 1-2 pabrikan saja, mudah-mudahan ke depan akan lebih luas lagi konten yang bisa diulas, gak hanya itu-itu aja.

      btw thx mas bro atas atensinya, komen begini yang bisa membangun blog ini :) Blogger itu menulis dengan hati kok, tidak disetir oleh pabrikan manapun, so jangan aneh (buat pabrikan) kalau press release2 yang masuk gak semuanya EYD publish.

      http://www.sejutaumat.com/about/

  8. novadash says:

    manstab om ulasannya…
    bwt body emg nggak jauh beda ma xeon lama….

  9. Taofan Nalisaputra says:

    masih lebih suka xeon 125 ku yg lama. ya striping versi ke 3.
    yg baru ini cuma tertarik sama lampu belakangnya yg gelap. kelihatan garang.
    masalah kecepatan, aku yakin gak ada yg ngalahin xeon.. tarikannya itu lho…muanteeep bener..

    • panji islami says:

      mas bro minat gak sama lampu belakang xeon RC..? jadi lampu belakang xeon diganti menjadi seperti xeon RC..
      hubungi ane.. panji Islami 08881624762..
      biayanya murmer aja.. 100ribu..
      atau hanya mau beli partnya saja?? 60ribu.. bongkarnya gampang koq.. cuma modal obeng kembang standar..

  10. osid says:

    sayang xeon rc ga kaya xeon lawas slacer knalpotnya ga bisa dilepas.

  11. kiki says:

    XEON Lawas ok banget,…..ngacir,…….tapi bisa gak lampu belakang xeon rc dipindah ke xeon lama?,……hihihihi.//

  12. Yudhi says:

    Bisa gak knalpot Xeon lawas dipasang di Xeon RC?

    • Bisa gan.. Tpi rear armnya musti dilepas.. Trus slang AIS yg ada di kepala knalpot di sumpelin baud 17.. Biar gak nembak knalpotnya.. Dan 1 lagi.. Untuk as roda mesti di ganjel ama bos sepanjang 2cm.. Dijamin maknyus.. Itu lah resep untuk ganti knalpot xeon lama dng knalpot xeon RC.

  13. dyekdoer says:

    bisa bro ! .pakek alteco …wakakakak

  14. iqbal says:

    sayang ciri khas xeon ilang gan yaitu lampu sen di kepala itu ja thnk

  15. Eriek says:

    Pak Bro…
    Xeon Lama bisa dipasang body Xeon GP Series Baru ga ya?
    apa compatible?

    Thanks

Leave a Reply